Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong perubahan mendasar dalam cara pemerintah mengelola data dan menyusun kebijakan. Di tingkat desa, data yang tertib, akurat, dan mutakhir menjadi prasyarat untuk perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, serta evaluasi pembangunan yang berpihak kepada warga. Desa Kelet di Kabupaten Jepara—dengan karakteristik wilayah pesisir, mata pencaharian yang beragam, dan dinamika sosial ekonomi yang khas—membutuhkan sistem pengelolaan data yang mampu menangkap realitas lapangan secara komprehensif. Dalam konteks itulah “Pelatihan Manajemen Data Sektoral bagi Perangkat Desa Kelet” menjadi relevan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat tata kelola pembangunan desa berbasis bukti (evidence-based). Kegiatan ini merupakan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Departemen Statistika, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro. Kegiatan ini diketuai oleh Sugito, S.Si, M.Si, dosen departemen Statistika. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2025 di desa Kelet kabupaten Jepara. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Jepara.

Materi yang disampaikan terkait manajemen data sectoral adalah “Pelatihan Pencatatan dan Perekapan Kegiatan Posyandu”. Materi kegiatan ini disampaikan oleh Miftahul Jannah, M.Si. Narasumber menyampaikan pentingnya penggunaan data sectoral pada kegiatan Posyandu yaitu Petugas dan kader Posyandu menjalankan banyak kegiatan rutin seperti penimbangan, imunisasi, penyuluhan, dan lainnya. Namun, pencatatan kegiatan masih sering dilakukan manual, di buku tulis atau kertas. Hal ini menyulitkan saat data harus dirangkum, dicari ulang, atau dilaporkan. Pengisian data melalui Google Spreedsheet memberikan efesiensi dalam kegiatan menajamen data sectoral. Pada kegiatan ini para peserta melakukan praktek untuk pemanfaatan Google Spreedsheet dan penyajian data melalui statistika deskriptif sebagai bentuk dari penyampaian informasi kepada publik. Dengan menampilkan data berupa grafik, diharapkan masyarakat mudah memahami mengenai informasi yang disampaikan. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di wilayah pesisir, khususnya Desa Kelet, agar mampu mengelola potensi dan menghadapi tantangan dengan berbasis data yang akurat dan terpercaya.