Sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan akademik mahasiswa melalui jejaring internasional, Departemen Statistika Universitas Diponegoro menyelenggarakan kuliah tamu dalam program Undip Global Classroom (UGC). Pada 14 Maret 2026, kegiatan ini menghadirkan Dr. Mahid M. Mangontarum, seorang Associate Professor dari College of Natural Sciences and Mathematics, Mindanao State University-Main Campus, Filipina. Beliau dikenal sebagai pakar dengan spesialisasi di bidang Enumerative Combinatorics, Quantum Calculus, dan Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA).

Dalam kuliah yang berlangsung secara daring tersebut, Dr. Mahid membawakan materi pada mata kuliah Pengantar Probabilitas dengan topik Continuous Random Variables and their Distributions. Materi disampaikan secara runtut, dimulai dari konsep dasar variabel acak kontinu hingga distribusi yang menyertainya, serta bagaimana konsep tersebut menjadi fondasi penting dalam analisis probabilitas. Penyampaian yang jelas dan sistematis membuat mahasiswa lebih mudah memahami keterkaitan antara teori probabilitas dengan penerapan nyata dalam statistika.

Tidak hanya berhenti pada penjelasan teoritis, Dr. Mahid juga memberikan contoh kasus dan latihan soal yang relevan. Pendekatan ini membantu mahasiswa menguji pemahaman mereka secara langsung, sekaligus melatih keterampilan analitis dalam menyelesaikan permasalahan probabilitas. Interaksi yang terjalin selama kuliah membuat suasana belajar lebih aktif dan aplikatif, sehingga mahasiswa dapat merasakan manfaat nyata dari materi yang dipelajari.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Departemen Statistika UNDIP dalam menghadirkan pengalaman belajar yang berorientasi global. Melalui program Undip Global Classroom, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi dengan pakar internasional. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik mahasiswa sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pendidikan berkualitas dan kolaborasi lintas negara.